jump to navigation

Sekedar komentar seorang calon ibu Maret 5, 2008

Posted by sun4dee in Republik Indonesia, komentar.
Tags: , , , , , ,
trackback

Suatu pagi saya melewatkannya sebagaimana pagi yang telah terlewati… Membuka pintu perpustakaan, beres-beres sedikit di sana sini kemudian menutup upacara pembukaan itu dengan duduk manis dan meraih harian nasional yang selalu menjadi sarapan pertamaku. Namun dalam sekejap saya sangat terkejut dan jujur saja kepanikan mendadak meluruhkan seluruh jiwa raga saya saat membaca sebuah kolom kecil di halaman terdepan.

Pemerintah telah mengesahkan sebuah peraturan yang didalamnya termuat salah satunya penetapan tarif sewa lahan hutan untuk kegiatan non kehutanan yaitu PP no 2 tahun 2008. Setelah tahu lebih lanjut bahwa harga per meter hutan lindung hanya dihargai tidak lebih dari Rp 200,00 saja saya lebih lemes lagi. Sambil menitikkan air mata saya mengelus bayi dalam perutku…. Harga sewa makam di kampungku jauh lebih mahal, bahkan dengan fungsi dan kemanfaatan yang amat sangat jauh sekali bedanya dibandingkan dengan hutan lindung.  Astaghfirullah hal adziim……. Yaa Tuhanku, beri kami kesabaran yang paling benar dalam menerima cobaan ini. Yang terbayang dimataku bahwa pada saat ini kita sudah terlalu lelah menghadapi bencana yang datang mendera bangsa ini secara silih berganti. Dan di tengah-tengah kondisi tersebut, di tengah keprihatinan yang belum juga akan berlalu, pemerintah Republik Indonesia tercintaku ini, mengambil keputusan yang dalam terjemahan seorang ibu seperti aku ini, sedang menetapkan sebuah peraturan untuk membangun multibencana atas kehidupan anakku di masa datang.

Presiden RI berdalih bahwa peraturan itu dikhususkan bagi 13 perusahaan yang telah beroperasi, tetapi nyatanya dalam peraturan tersebut tidak diungkapkan secara eksplisit, maka saya pun meski hanya seorang ibu juga su’udzon, itu hanya cara pemerintahku untuk lepas tangan dari tanggungjawab atas kekeliruannya dalam menetapkan peraturan tersebut. Ada dalih kedua bahwa PP tersebut hanya menindaklanjuti kebijakan pemerintah Megawati… Sungguh, yang tidak berakal sehat ini pemerintah Megawati atau yang melanjutkan kebijakan salah dari masa sebelumnya atau saya yang bersedih atas kesalahan tersebut.

Semoga Allah mengampuni dosaku karena sudah mulai putus harapan terhadap pemimpin negeri ini….. Yaa Allah tunjukkanlah jalanku untuk menjadi bagian dari umatmu yang menyerukan amar ma’ruf nahi munkar. Apalah dayaku yang hanya seorang calon ibu yang panik membayangkan calon anaku akan menjadi korban, akan mengalami kesengsaraan atas bencana yang telah terbayang di pelupuk mata.

Sesungguhnya saya beride, andai saja setiap ibu dan orang yang prihatin dengan kondisi ini menyisihkan sedikit uangnya untuk menyewa hutan lindung tersebut dan kita pertahankan keberadaannya. Bayangkan saja dengan Rp 10.000,00 yang nota bene tidak cukup untuk membeli 2 kg beras itu kita sudah dapat menyewa satu meter persegi hutan lindung untuk masa 50 tahun.

Nah… bagi orang-orang yang tahu bagaimana cara menembus birokrasi pemerintah untuk menyewa hutan lindung, saya berharap agar menghubungi saya dan saya bersedia menjadi penyewa hutan lindung dan Insya Allah setiap bulan saya bersedia menyewa satu meter persegi untuk 50 tahun…… Enggak apa-apa meskipun kecil yang terpenting saya tahu bahwa anakku nanti akan tahu bahwa ibunya telah mengambil langkah untuk menyelamatkan kehidupannya di masa depan. Aamin.

Komentar»

No comments yet — be the first.